Perkembangan Radio Pager
Sejarah dan Cara Kerja Pager / Radio Panggil
Radio panggil lebih dikenal dengan sebutan
pager yaitu alat telekomunikasi pribadi untuk menyampaikan dan menerima pesan
pendek. Radio panggil numerik satu arah hanya dapat menerima pesan yang terdiri
dari beberapa digit saja, khas layaknya sebuah nomor telepon yang digunakan
penggunanya untuk menelepon. Radio panggil alphanumerik juga tersedia dengan
sistem dua arah dapat mengirim pesan melalui surat elektronik atau SMS (short
massage service).
Radio panggil (pager) sudah jarang ditemukan di peredaran dunia bisnis.
Persaingan alat komunikasi yang murah dengan layanan yang semakin canggih,
makin tidak terlihatnya keberadaan radio panggil ini. Walaupun dia adalah jejak
tertua barang teknologi purbakala di abad ini, tetapi masih tetap terpakai.
Terutama pada mereka yang bergerak di bidang jasa terutama di jasa informasi
dan jasa kesehatan. Radio panggil adalah barang yang harus dipatuhi, dia selalu
menerima pesan apapun, alasan apapun yang dibuat untuk menghindari pesan di
radio panggil, selalu menjadi tidak beralasan.
Sejarah
Radio panggil ditemukan oleh Multitone Electronic pada tahun 1956 di Rumah
Sakit St.Thomas, London oleh dokter-dokter yang sedang bertugas dalam kondisi
darurat. Sejak itu, radio panggil berkembang. Jutaan pesan dikirimkan kepada
orang-orang yang membutuhkan informasi yang cepat. Di dunia teknologi radio
panggil, ada dua kelompok yang jelas dari sistem pengoperasiannya. Ada sistem
radio panggil yang hanya bisa digunakan di area rumah sakit saja seperti di
Rumah Sakit St.Thomas, tetapi ada juga yang sistem penyebarannya lebih luas
yaitu mencakup seluruh wilayah negara, tidak hanya berada pada area sebuah
bangunan saja. Bermula beroperasi pada frekuensi AM, lalu pindah ke pola FM
yang lebih dulu menjadi bentuk komunikasi yang ada di mana-mana. Dalam beberapa
kasus, sebelum datangnya telepon seluler, sistem radio panggil digunakan
sebagai pengganti untuk layanan telepon lokal maupun internasional.
Sejarah Perkembangan Pager
Menurut sumber dari WIKIPEDIA bahwa Pager ditemukan oleh Multitone
Electronik pada TAHUN 1956 di St Thomas’ Hospital, London.
Tetapi ada yang menyatakan bahwa Terobosan tentang pager muncul pada tahun 1949
, saat di adopsinya two- ways radios menjadi one- way cordless remote
telephonic signaling, ini juga dianggap penemuan pertama dari telephone pager
System, penemuan ini digunakan untuk dunia kedokteran, tetapi hambatan terjadi
karena adanya beberapa dokter dan paramedic, yang khawatir system pager ini
dapat menimbulkan rasa kesal dan tidak nyaman pada pasien. Penemuan ini terjadi
di New York. Teknologi one way radio signaling ,yang sama juga digunakan pada
orang yang bertugas membuka pintu garasi.
Namun, lebih jauh lagi ada sumber informasi lain yang menyebutkan bahwa Pada
tahun 1921, pager telah dikenal dan digunakan oleh kepolisian detroit di
Amerika untuk keperluan pemanggilan yang darurat. Pager pada saat itu lebih
dikenal dengan sebutan ‘beeper’.
Istilah Beeper yang kemudian menjadi ‘pager’ ,mulai dikenal sejak tahun 1959,
sejak Motorola membuat produk berupa alat penerima pesan yang kecil dan
portable hingga mudah dibawa oleh pemiliknya yang tidak lain adalah pager
Memang Tujuan awal mulanya pager ini berfungsi untuk memberikan panggilan
kepada Dokter di Rumah Sakit, ketika ada keadaan gawat darurat. Sejak saat itu
pager mulai dikembangkan dalam bentuk yang diusahakan lebih baik dan lebih
sophiscation. Dengan pager ini jutaan pesan di sampaikan kepada orang yang
memiliki pager dari orang yang menyampaikan pesan, dengan konsep komunikasi
pesan yang bisa dipercaya.
Pada tahun 1980-an alat komunikasi pribadi yang dianggap canggih adalah radio
panggil (pager) ini. Di Indonesia sendiri pager baru dikenal pada awal tahun
1990-an
Di dunia pager ada dua perbedaan kategori system operasi pager. Dimana salah
satunya ialah One – site paging System yang digunakan di rumah sakit untuk
menyakinkan beberapa informasi penting yang darurat, pager kategori system ini
di temukan pada tahun 1956, dan merupakan jenis pager yang pertamakali
ditemukan. Sedangkan tipe pager yang lainnya atau tipe pager yang kedua adalah
Wide Area Paging. Wide Area Paging ini, menawarkan features yang hampir sama
dengan pager bertipe One –Site Paging, tetapi Wide Area Paging ini menjangkau
sebuah kota atau wilayah atau Negara, yang jelas jangkauannya lebih luas
daripada jangkauan pager yang dipergunakan pada rumah sakit.
Sebuah wide area paging service processing method untuk radio paging system
dihubungkan ke public switched telephone network dan memiliki sebuah paging
sistem yang mampu menstramisikan data sebuah radio paging signal. wide area
paging service processing method meliputi tahapan : permintaan sebuah wide area
call processor, yang menyatakan paging sistem untuk process a wide area call ,
saat sebuah panggilan diterima ke paging system , walaupun public telephone
network dimatikan; membaca sebuah data base seorang korespondensi pelanggan
mengemas informasi wide area paging message , saat wide area call process diminta;
kemasan informasi the wide area paging message dikirim sebuah sinyal pesan pada
accordance dengan sebuah kelas wide area service untuk sebuah korrespondensi
area paging system selesai mentransfer sebuah bagian pesan; and penampilan dari
wide area radio call untuk corresponding pager subscriber, setelah pesan wide
area paging diterima pada corresponding area paging system and kemudian sebuah
frekuensi panggilan, yang seharusnya disinkrontkan oleh pada perpindahan area
oleh panggilan pelanggan.
Dulu pengoperasian pager bergantung pada frekuensi radio AM, kemudian pager
berpindah pada frekuensi FM hingga bentuk komunikasi ini menjadi ada
dimana-mana, dan menunjukkan perkembangannya. Pada kasus yang sama, sebelumnya
ditemukannya system telephone selular, pager digunakan sebagai pengganti untuk
pelayanan telephone local dan internasional yang lebih murah, dibandingkan
menggunakan telephone selular secara langsung.
Sebagai sedikit tambahan pager Motorolla Alphanumeric digunakan di Brazil pad
atahun 1990 an, pager ini di operasikan oleh teletrim.
Layanan pager ini menawarkan kepada pelanggannya sejumlah jenis rencana rencana
dan pilihan sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan jenis alat atau pager yang
digunakan. Pada umumnya, semua pager diberikan nomor telephone yang unik, saat
alphanumeric pagers diberikan sebuah alamat email, biasanya terdiri atau
terdapat nomor telephone.
Pada sebuah tanda nomor panggilan nomor, sekelompok panggilan ditangkap sebuah
sejenis greeting asking the caller untuk memasuki sebuah pesan dan terkadang
memberikan penelphone sebuah pilihan untuk meninggalkan voice mail. Biasanya ,
dalam beberapa menit, paged person akan menerima sebauh tanda dari pager dengan
nomor telephone untuk kembali menelphone dan atau sebuah kode pager. Pada kasus
email paging, akan ditunjukkan tampilan teks.
Cara Kerja Pager Secara
Sederhana
Berikut ini cara kerja penggunaan pager:
Pesan yang dikirim oleh pengirim yang melalui provider service pager yang
ditujukan pada ID atau nomor pager tertentu, adapun urutan secara sistematis
(pada umumnya) mengenai pengiriman pesan melalui provider service pager ialah :
1. Hubungi operator pager tersebut dari telfon rumah (biasanya nomer operator
ada di belakang pager tersebut.)
2. Setelah terhubung dengan operator, operator akan meminta Id dari pager yang
akan di tuju.
3. Kemudian pihak yang akan menyampaikan pesan ke pager tujuan membacakan pesan
yang akan di kirim.
4. Lalu sebelum operator mengirim pesan ke pager tujuan, operator akan
mengulangi pesan yang telah anda sampaikan.
5. Terakhir pesan terkirim ke pager tujuan
Setelah pesan telah diterima oleh penerima pesan maka alarm atau tanda
berbentuk getar akan berbunyi atau bergetar dan pesan tersebut akan tampil di
layar LCD yang terdapat dalam pesawat pager. Pesan dapat diterima selama masih
dalam service area dari provider yang bersangkutan.
Sistem Pengoperasiannya
Radio panggil adalah layanan berlangganan yang menawarkan bermacam pilihan
untuk memfasilitasi kebutuhan si pelanggan dan tipe dari alat yang digunakan.
Ada tiga tipe pada sistem radio panggil (pager):
1. Radio panggil Numerik adalah tipe yang paling tidak rumit. Di dalamnya hanya
tersedia urutan angka dan kode-kode untuk memanggil.
2. Radio panggil Alphanumerik, pada dasarnya sama dengan radio panggil numerik,
tetapi kelebihannya terletak pada tersedianya tempat untuk memuat tulisan dan
surat elektronik (e-mail) untuk mengirim pesan
3. Radio panggil Alphanumerik dua arah dapat mengirimkan pesan teks dengan
hanya menggunakan tombol yang kecil.
Sistem radio panggil yang modern menggunakan pengiriman pesan dengan jaringan
satelit. Inilah kelebihan dari sistem radio panggil dibandingkan dengan
menggunakan jaringan seluler dengan dasar terrestrial untuk pengiriman pesan.
Di setiap pesan yang terhidang di layar pager, ada para operator yang mengedit
setiap pesan yang masuk.
Penggunannya di Abad Ke-21
Munculnya telepon seluler dengan beragam layanan yang lebih cepat dan murah
mengakibatkan eksisteni radio panggil perlahan-lahan menghilang. Tercatat,
sebelum tahun 1997, di Indonesia sendiri, radio panggil memiliki lebih dari
800.000 pelanggan. Namun karena harga perangkat yang terus melambung tinggi
menyebabkan jumlah pelanggan yang turun drastis yaitu berkisar 200.000 orang.
Tetapi orang-orang yang bekerja pada situasi yang darurat seperti dokter, masih
menggunakan radio panggil. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan radio panggil
masih digunakan:
1. Radio panggil tetap digunakan untuk memberitahukan situasi darurat,
contohnya : para penolong dengan sekoci dan pemadam kebakaran di Inggris.
2. Radio panggil kebanyakan dibawa oleh staf pada bagian kesehatan karena dapat
mengumpulkan mereka pada situasi yang darurat
3. Radio panggil juga digunakan pada dunia teknologi informasi, contohnya pada
kasus para teknisi perusahaan telepon, dimana terdapat gangguan layanan pada
jaringan selular karena berada di luar jaringan. Oleh karena itu, di perusahaan
ini, para teknisi biasanya dilengkapi dengan radio panggil/ pager yang
menggunakan jaringan yang dapat terjangkau dan tidak terkena gangguan. Sebagai
tambahan, beberapa sistem kontrol irigasi dan sinyal-sinyal lalu lintas
sekarang dikontrol oleh pengiriman pesan memalui jaringan radio panggil.
Kelebihan
Kelebihan dari alat komunikasi peger ini adalah bahwa pengirim pesan tidak harus
memiliki pesawat pager dalam mengirimkan pesan, namun pengirim pesan cukup
menghubungi operator pager via telephone.
Pager merupakan media yang relatif lebih murah dalam menggunakannya dan juga
cepat dalam penyampaian informasinya. perangkat pager ini dulunya diminati
disebabkan oleh keunggulannya yang mampu menerima informasi dimana saja
tergantung posisi si pembawa pager (mobile), jadi pager menjadi alat pelengkap
bagi media telepon, yang saat itu tidak bisa dibawa kemana-mana.
Disamping itu, pager juga memiliki keuntungan dari segi privasinya dibandingkan
telephone selular, karena sebuah one – way Pager adalah hanya sebagai penerima
pasive ( pesan dikirim , tanpa informasi balikkan ke base station ), jadi base
station yang menjadi perantara tidak dapat meninggal informasi secara spesifik,
yang diketahui oleh banyak orang.
Alasan keuntungan memakai pager, yang lain adalah sebuah alasan yang terkesan
kurang bertanggung jawab, yaitu pager memungkinkan Kita untuk bisa punya alasan
untuk tidak mengkontak balik ke orang yang mengirim pesan dengan alasan, tidak
ada telepon umum untuk balas atau menelpon kembali. Jadi, walaupun dikirim
pesan ,kita tetap punya alasan yang cukup bagus untuk memutus komunikasinya
Kekurangan
Proses cara kerja pager yang rumit, menciptakan ketidak efektifan dalam
melakukan sebuah komunikasi, terlebih lagi adanya keterbatasan dalam
penyampaian pesan sehingga tidak bisa digunakan untuk pesan yang kompleks.
Selain rumit dalam hal mengirimkan pesan, kekurangan lain dari alat pager ini
adalah pesan yang disampaikan sangat terbatas dan tidak bisa digunakan untuk
menyampaikan pesan yang kompleks, dan juga kita cenderung hanya ingin
mengetahui dimana teman kita berada atau hal hal yang dianggap penting, jarang
sekali alat ini dipaki untuk Curhat bersama teman apalagi lewat orang ketiga
yaitu mediator provider yang pasti akan mengetahui semua curhatan kita.
Salah satu bentuk kerumitan dalam penggunaan pager terlihat dari sebuah Pesan
yang ingin dikirim ke pager harus di informasikan terlebih dahulu dari setiap
paging transmitter pada pager’s service area.message, sehingga besar
kemungkinan jika sebuah pager memiliki nation icsercive, sebuah pesan yang
dikirim dapat tertangkap atau diiterupsi oleh pihak–pihak yang tidak diinginkan
Alasan Pager Ditinggalkan
Oleh Sebagian Masyarakat
pager, hanya bertahan seumur jagung di masyarakat. Padahal modal yang
dikeluarkan untuk pengadaan pager ini sangatlah besar. Bahkan di Amerika
serikat sendiri terdapat perusahaan besar seperti MCI-WorldCom yang membeli
Skytel (provider pager dua arah) dengan sebuah pengharapan bahwa pager akan
booming sehingga menghasilkan pundi-pundi uang bagi mereka. Tetapi kenyataan
berkata lain.
pager telah kehilangan peminatnya karena adanya handphone yang lebih banyak
memberikan keunggulan bagi para pemakainya. Kemunculan Handphone membuat pager
terpuruk, dengan cepat menjadi barang kadaluwarsa. HandPhone menjadi sangat
populer kepraktisannya. Dimana Operatornya bukan manusia lagi, namun sistem.
Disamping itu faktor fungsi dan efisiensi penggunaan pada perangkat handphone,
mampu saling merespon pesan oleh kedua belah pihak secara langsung, pribadi dan
tanpa perantara. Sedangkan pada kenyataannya pager yang hanya bisa menerima
pesan dan membalasnya lewat pesan juga tanpa bisa melakukan komunikasi verbal
(telepon) membuatnya perlahan – lahan tersingkir dan akhirnya tenggelam dan
digantikan oleh Handphone pada awal tahun 1990 dalam kancah bisnis komunikasi.
Penggunaan ponsel sendiri bagi beberapa kalangan di Indonesia sudah sebagai
kebutuhan primer, yang otamatis dianggap lebih berfungsi untuk menggantikan
posisi pager. Tidak sedikit orang termasuk penulis yang merasa lebih baik
ketinggalan dompet di rumah daripada ketinggalan ponsel. Pada taraf ini, apa
bila terjadi sesuatu pada ponsel sudah merupakan sedikit bencana bagi
pemiliknya.
Latar belakang mengapa ponsel begitu penting dalam kehidupan sosial saat ini
hingga mampu menggeser posisi pager, cukup beragam, salah satunya adalah karena
ponsel merupakan media informasi dan telekomunikasi yang relatif murah, cepat
dan up-to-date serta sifatnya yang dua arah, artinya dengan adanya ponsel,
informasi diperoleh si pengguna secara lebih lengkap, lebih informatif dan
lebih aktual. coba kita bandingkan dengan penggunaan pager yang pernah booming
kira-kira dua belas tahun lalu.
Demikian dapat dimaklumi unsur terpenting dari keberadaan suatu ponsel , yang
menggeser pager adalah informasi yang disalurkan melalui media ponsel itu
sendiri. Informasi dalam hal ini memiliki cakupan yang luas termasuk tetapi
tidak terbatas informasi berupa suara, gambar, teks, video, dan data.
Keberadaan ponsel sebagai media informasi yang penggunaannya semakin kompleks
serta memiliki cakupan luas dalam kehidupan masyarakat ternyata juga
dimaanfaatkan sebagai media promosi yang efektif bagi pelaku usaha untuk
mempromosikan produk barang atau jasanya, sedangkan dahulu pager tidak bisa
melakukan hal ini.
Terlebih lagi posel juga mampu menggeser posisi pager, yang dulu sempat menjadi
booming karena ponsel menyediakan layanan SMS, yang dapat mengirim dan menerima
pesan , dimana SMS ini pertama kali diuji coba pada Desember 1992. Pesan itu
dikirim dari sebuah PC ke sebuah telepon seluler dalam jaringan GSM milik
operator seluler Vodafone di Inggris. Tak ada yang menyangka bahwa hal itu akan
menjadi dasar dari satu aplikasi terpenting komunikasi nirkabel. Nyatanya,
selama 13 tahun kemudian, pemanfaatan short messaging service terus melambung,
dan pemakaian pager khusunya di Indonesia mengalami penerunan dari waktu ke waktu
notenovi.blogspot.com/2013/05/perkembangan-teknologi-komunikasi.html